JALAN SETAPAK
Minggu, 16 Agustus 2015
Jumat, 26 Juni 2015
Gunung batu mt munara 1028Mbpl
TOREHAN JARI #BOCAHRIMBA
situs MT munara 1028mbpl
3-6 maret 2015
Oke langsung aj lang Berawal dari keinginan kita ber 3 ngecamp disana Erwin, Dayat dan Gue robie berangkat dari rumah jumat mlm 3 maret 2015 18:50wib tiba dilokasi jam 20:30wib segera urus perijinan masuk parkir motor 15.000 uang masuk 5000 murah meriah lah heee..
![]() |
| persiapan otw |
munara sekarang sudah tak asing lagi untuk para pendaki, travelling dan para newbie seperti saya hahaha..Munara itu nama gunung yang letak posisinya di daerah bogor tepat nya di Kamp Sawah, Kec Rumpin, Kab Bogor lokasi gampang di tempuh gak jauh dari depok, gak jauh juga dari parung namun perjalanan menuju ke tempat TKP agak di sayangkan yaitu banyak jalanan aspal yang hancur, banyak lobang di setiap jalannya, Kebetulan waktu itu jembatan Roboh 2 hari sblm nya tetpaksa kite b3 menyebrangi sungai menggunakan rakit Dan kita ber 3 mulai mendaki jalan setapak kiri kanan hutan bambu lumayan nh tempat buat uji nyali
katanya di wilayah gunung munara ada Telapak Kaki Kabayan, Goa Soekarno makanya tuh gunung di bilangnya gunung kramat, terkenalnya namanya situs gunung munara gaiiss, oia di situ juga ada batu belah, batu bintang...
Lumayan menguras keringat juga Akhir nya kita istrahat di saung yg tak berpenghuni, lanjut jalan sudahlah sampai di batu belah 22:00 niat kami buka tenda dsana ternyata penuh sama pendaki depok,tanggerang
katanya di wilayah gunung munara ada Telapak Kaki Kabayan, Goa Soekarno makanya tuh gunung di bilangnya gunung kramat, terkenalnya namanya situs gunung munara gaiiss, oia di situ juga ada batu belah, batu bintang...
Lumayan menguras keringat juga Akhir nya kita istrahat di saung yg tak berpenghuni, lanjut jalan sudahlah sampai di batu belah 22:00 niat kami buka tenda dsana ternyata penuh sama pendaki depok,tanggerang
![]() |
| rakit |
tidak membutuhkan waktu lama kita tiba di batu belah Lanjut naik ke Batu kodok sebelumnya melewati batu azan,kondang kuda,tapak sikabayan konon ..red/
Sampe di batu bintang/kodok Malam itu cerah sekali hamparan Bintang di angkasa terasa dekat sekali cahaya lampu kota bogor, jakarta, tanggerang memanjakan mata
![]() |
| diatas batu bintang |
![]() |
| apalah ini |
Mlm itu langsung kita menyatap perbekalan laper lang... setelah jalan naik mlm itu
Dan kita pun istrahat sambil ngeteh dan ngupi, disana berjumpa pendaki2 lain yg malam itu ngecamp dsana ,
Jam 05:00 bangun menunggu matahari terbit, ternyata setelah menunggu matahari malu-malu menampakan sinarnya..
![]() |
| nikmat kopi buatan maya.. |
![]() |
| perabotan lenong |
Pagi itu kita be 3 bertemu ikbal bolang citerep sama cemewew, tidak lupa kita membawa kertas ya buat seru2an buat pesawat kertas terbangin deh dari puncak menara..
Dan kita dsana seru2n sama tmn ada yeni dan satunya sebut saja Bunga.
![]() |
| erwin asik menerbangkan pesawat buatan nya |
![]() |
| puncak munara |
![]() |
| pagi itu 06:00 |
![]() |
| #indonesia Bagus |
![]() |
| sungguh manusia itu kecil apa yg harus disombongkan |
![]() |
| baru bangun petualang cantik |
Tidak lama kemudian bolang receh dateng ya anak gunung situ yah lumayan kocak juga dan menghibur
Setelah makan siang kita pun berkemas submit persiapan turun gunung
di Munara ...
![]() |
| ditemani bolang kecil |
![]() |
| ayo lagi tulis apa.. |
![]() |
| sebut saja bunga |
![]() |
| kecilkan gue |
gunung munara sudah seperti sebuah tempat rekreasi penuh nya minta ampun dengan orang orang yang ingin menikmati semua yang ada di gunung munara antusias yang cukup baik ahahah...Gunung Munara cukup oke view nya cukup recomended kalo lo jalannya bukan hari libur untuk ngilangin stress ngilangin rasa sakit di hati ataupun ngilangin rasa segala rasa bisalah kesini...
thx udah mampir di Jalan setapak #bocahrimba
pendakian Gede Pangrango 2858Mdpl
pendakian Gede Pangrango #bocahrimba
pendakian Gede Pangrango #bocahrimba
Pendakian Gunung Gede Pangrango via jalur Cibodas
kenangan 26-29 Desember 2014
kenangan 26-29 Desember 2014
Cibodas adalah jalur utama dan paling favorit bagi para pendaki. Lokasi Cibodas ada di kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Untuk menuju basecamp Cibodas atau pintu masuk pendakian Cibodas aksesnya cukup mudah yakni tinggal menuju Kebun Raya Cibodas karena sudah satu arah menuju basecampnya.
Rawa Denok 2 – Bartu Kukus 1
Batu Kukus 1 – Batu Kukus 2
Batu Kukus 2 – Batu Kukus 3
Batu Kukus 3 – Pondok Pemandangan
pos simaksi
Akomodasi bisa menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Karena di kawasan kaki gunung Gede Pangrango memiliki cuaca yang dingin maka persiapkan terlebih dahulu pakaian yang tebal sedari rumah. Tiket masuk menuju Gunung Gede Pangrango Rp 35.000/orang (cek di sini). Gunung api Gede Pangrango menjadi salah satu gunung favorit para pendaki dan menjadi destinasi banyak wisatawan dari seluruh Indonesia terutama pulau Jawa. Hal tersebut dimaklumi karena gunung Gede Pangrango merupakan Taman Nasional yang isinya adalah wisata alam yang sangat indah dan memiliki kekayaan alam dilindungi ditambah lagi lokasinya yang dekat dengan kota-kota besar di Jawa Barat seperti Bogor Bandung, Jakarta.
MEMULAI PENDAKIAN
Pos Pendaftaran – Tarentong (15 menit)
Pendaftaran untuk pendakian Gunung Gede-Pangrango dilakukan minimal 30 hari sebelum pendakian. Booking online bisa dilakukan via website resmi TNGGP di http://booking.gedepangrango.org.
Pos Pendaftaran – Tarentong (15 menit)
Pendaftaran untuk pendakian Gunung Gede-Pangrango dilakukan minimal 30 hari sebelum pendakian. Booking online bisa dilakukan via website resmi TNGGP di http://booking.gedepangrango.org.
Start awal pendakian kita harus melakukan registari ulang pada pos pendaftaran. Jangan lupa cek kelengkapan dan jangan sepelekan keselamatan diri, bawalah peralatan yang lengkap dan aman. Dan patuhi semua peraturan yang diberlakukan.
Telaga Biru (15 menit)
Perjalanan awal akan banyak didominasi oleh trek batu yang sudah disusun. Karena pada pendakian awal adalah jalur wisata maka jangan heran jika banyak wisatawan yang bergandengan tangan bolak balik. Mereka biasanya mengunjungi Wisata Telaga Biru dan Air Terjun Cibeureum.
Perjalanan awal akan banyak didominasi oleh trek batu yang sudah disusun. Karena pada pendakian awal adalah jalur wisata maka jangan heran jika banyak wisatawan yang bergandengan tangan bolak balik. Mereka biasanya mengunjungi Wisata Telaga Biru dan Air Terjun Cibeureum.
30 menit perjalanan awal kita akan bertemu dengan sumber air atau telaga kecil yang dinamakan “Telaga Biru“. Biru karena warna airnya kebiru-biruann, efek dari gangga yang ada di dasar dan pinggiran telaga. Dalam perjalanan awal ini kita akan banyak menjumpai aliran air.
Telaga biru
Telaga Biru – Rawa Panyangcangan (20 menit)
Dari Telaga Biru lalu perjalanan dilanjutkan menuju Rawa Panyangcangan. Cukup 20 menit saja karena jaraknya dekat. Di sini ada sebuah rawa yang dinamakan “Panyangcangan”. Dan Pos Rawa Panyangcangan ini juga menjadi percabangan untuk menuju gunung Gede-Pangrango dan air terjun Cibeureum.
Selanjutnya dari percabangan Rawa Panyangcangan kita akan melewati jalan Rawa yang sudah dibuat sedemikian rupa sehingga nyaman untuk dilalui. Jalan tersebut dibuat dari beton.
Selanjutnya akan melewati pos-pos yang sama dan selepas dari jalan rawa kita akan bertemu dengan jalan bebatuan dan mulai terjal, menanjak, memutar, dan melelahkan yang pasti. Mulai dari sini perlajanan naik gunung sebenarnya dimulai.
Rawa Denok 1 – Rawa Denok 2Rawa Denok 2 – Bartu Kukus 1
Batu Kukus 1 – Batu Kukus 2
Batu Kukus 2 – Batu Kukus 3
Batu Kukus 3 – Pondok Pemandangan
Pondok Pemandangan – Air Panas (dari Rawa Denok 1 sampai Air Panas= 2jam 15menit)
Setelah 2 jam-an perjalanan selepas dari Rawa Denok sampailah kita pada Air Panas. Di Pos Air Panas ini adalah sebuah jalan menembus aliran air panas dari puncak gunung Gede. Trek yang akan kita lalui sangat ekstrim dan harus sangat hati-hati karena kita akan berjalan di atas aliran air panas yang sempit dan hanya berpegangan dengan seutas tali dan di bawah aliran tersebut adalah jurang yang curam.
Setelah 2 jam-an perjalanan selepas dari Rawa Denok sampailah kita pada Air Panas. Di Pos Air Panas ini adalah sebuah jalan menembus aliran air panas dari puncak gunung Gede. Trek yang akan kita lalui sangat ekstrim dan harus sangat hati-hati karena kita akan berjalan di atas aliran air panas yang sempit dan hanya berpegangan dengan seutas tali dan di bawah aliran tersebut adalah jurang yang curam.
Setelah melewati jalan air panas tersebut kita akan bertemu dengan shelter atau tempat istirahat dan di sana ada kolam kecil air panas, kita bisa berendam kaki di sana. Rasanya luar biasa!
pancaweuleh
Kandang Batu – Panca Weuleuh (10 menit)
Selanjutnya, dekat dari Kandang Batu kita akan bertemu dengan Air Terjun Panca Weuleuh. Aliran air kecil
Selanjutnya, dekat dari Kandang Batu kita akan bertemu dengan Air Terjun Panca Weuleuh. Aliran air kecil
AIR TERJUN PANCA WEULEUH
Panca Weuleuh – Kandang Badak (1jam)
Selanjutnya 1jam perjalanan lagi kita akan sampai di Pos Kandang Badak. Nah, si pos inilah menjadi pos paling favorit para pendaki untuk mendirikan tenda dan bermalam. Di Pos Kandang Badak ini sangat berlimpah sumber air, ada tempat yang dibuat khusus seperti galon air untuk menampung air dari gunung. Di pos ini bisa menampung sampai puluhan tenda.
Selanjutnya 1jam perjalanan lagi kita akan sampai di Pos Kandang Badak. Nah, si pos inilah menjadi pos paling favorit para pendaki untuk mendirikan tenda dan bermalam. Di Pos Kandang Badak ini sangat berlimpah sumber air, ada tempat yang dibuat khusus seperti galon air untuk menampung air dari gunung. Di pos ini bisa menampung sampai puluhan tenda.
kandak Badak
Kandang Badak – Puncak Gunung Gede (2jam)
Nah, perjalanan mendaki puncak dari Kandang Badak cukup memakan waktu yang lama. Yakni 2jam perjalanan masing-masing, menuju puncak gunung Gede atau puncak gunung Pangrango. Nanti kita akan bertemu dengan percabangannya, kiri untuk puncak Gede, kanan untuk puncak Pangrango.
Nah, perjalanan mendaki puncak dari Kandang Badak cukup memakan waktu yang lama. Yakni 2jam perjalanan masing-masing, menuju puncak gunung Gede atau puncak gunung Pangrango. Nanti kita akan bertemu dengan percabangannya, kiri untuk puncak Gede, kanan untuk puncak Pangrango.
Dalam perjalanan menuju puncak Gede kita akan bertemu dengan jalan yang bercabang, satu jalan memutar, satunya lagi jalan via tanjakan yang sangat ekstrim dinamakan “tanjakan Setan”. Jika ingin dua-duanya kita bisa melalui jalur pertama saat berangkat, pulangnya bisa via jalur Tanjakan Setan.
Tanjakan Setan
Tanjakan Setan
PUNCAK GEDE
PUNCAK GEDE
Kandang Badak – Puncak Gunung Pangrango (2jam)
Jika ingin ke puncak Pangrango berarti kita turun kembali ,sampai di percabangan lalu pilih jalur kanan menuju puncak Pangrango, perjalanan selama 2jam.
Jika ingin ke puncak Pangrango berarti kita turun kembali ,sampai di percabangan lalu pilih jalur kanan menuju puncak Pangrango, perjalanan selama 2jam.
kita kalkulasikan semua waktu perjalanan,
Pos Pendaftaran – Tarentong (15 menit)
Tarentong – Telaga Biru (15 menit)
Telaga Biru – Rawa Panyangcangan (20 menit)
Rawa Panyangcangan – Rawa Denok 1 (10 menit)
Rawa Denok 1 – Rawa Denok 2
Rawa Denok 2 – Bartu Kukus 1
Batu Kukus 1 – Batu Kukus 2
Batu Kukus 2 – Batu Kukus 3
Batu Kukus 3 – Pondok Pemandangan
Pondok Pemandangan – Air Panas (dari Rawa Denok 1 sampai Air Panas= 2jam 15menit)
Air Panas – Kandang Batu (1jam)
Kandang Batu – Panca Weuleuh (10 menit)
Panca Weuleuh – Kandang Badak (1jam)
Kandang Badak – Puncak Gunung Gede (2jam)
Kandang Badak – Puncak Gunung Pangrango (2jam)
TOTAL= 7jam 35menit (sampai puncak Gede, di luar istirahat dan bermalam). Untuk turun kembali lalu dilanjutkan ke puncak Pangrango jadi totalnya= 9jam 35menit.
Nah, untuk perjalanan turun gunung rata-rata mencapai 4-5jam-an saja.
Pos Pendaftaran – Tarentong (15 menit)
Tarentong – Telaga Biru (15 menit)
Telaga Biru – Rawa Panyangcangan (20 menit)
Rawa Panyangcangan – Rawa Denok 1 (10 menit)
Rawa Denok 1 – Rawa Denok 2
Rawa Denok 2 – Bartu Kukus 1
Batu Kukus 1 – Batu Kukus 2
Batu Kukus 2 – Batu Kukus 3
Batu Kukus 3 – Pondok Pemandangan
Pondok Pemandangan – Air Panas (dari Rawa Denok 1 sampai Air Panas= 2jam 15menit)
Air Panas – Kandang Batu (1jam)
Kandang Batu – Panca Weuleuh (10 menit)
Panca Weuleuh – Kandang Badak (1jam)
Kandang Badak – Puncak Gunung Gede (2jam)
Kandang Badak – Puncak Gunung Pangrango (2jam)
TOTAL= 7jam 35menit (sampai puncak Gede, di luar istirahat dan bermalam). Untuk turun kembali lalu dilanjutkan ke puncak Pangrango jadi totalnya= 9jam 35menit.
Nah, untuk perjalanan turun gunung rata-rata mencapai 4-5jam-an saja.
TIPS PENDAKIAN
- Pilihlah hari yang bagus untuk mendaki, usahakan jangan waktu hujan
- Latihan fisik seminggu sebelum hari H
- Persiapkan tim dan perlengkapan yang akan dibawa . Jangan lupa bawa sesuatu misal benda kesayangan atau tulisan untuk seseorang supaya bisa foto bareng saat di puncak
- Tim yang solid adalah 5-8 orang. Jika sedikit usahakan 3 orang (1 orang harus sudah pernah naik gunung)
- Jangan sepelekan keselamatan. Pakai sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung. Bawa makanan dan air secukupnya jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Yang paling penting jangan melanggar peraturan dan jangan buang sampah di gunung
- Untuk pendakian Gede-Pangrango kita bisa naik pagi atau malam. Jika pagi bagusnya pukul 10-13. Jika malam 6-7
- Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan diselimuti pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung langsung
- Jika ada anggota kelompok yang tidak bisa melanjutkan perjalanan sebaiknya ditemani. Atau jika sakit parah langsung beritahu dengan kelompok lain.
Kamis, 25 Juni 2015
Leuwi Hejo #BocahRimbaBogor
Leuwi Hejo, Wisata seru dari Curug Bengkok Babakan Madang Kabupaten Bogor
Minggu 5 April 2015
Akhirnya waktu yang ditunggu tiba, kami dengan kawan tergoda melihat foto yang diperlihatkan oleh bolang citerep Ikbal, pelesir ke Curug Bengkok , dengan nama lebih terkenal yaitu Leuwi Hejo dapat terwujud.kami memastikan berangkat kesana ditemenin bolang2 ganteng dan bolang cantik. :ikbal, erwin,abimanyu,cevhod, budi, afri, jamal, Dita dan Fuji. bukan be5 aj tapi kali ini Be8 aja.
bolang bolang
jam 7 pagi kami sudah kumpul di tempat yg sudah ditentukan, tapi tetep aja ada yg kesingan akhirnya kami berangkat, bolang afri.budi terpaksa kami tinggal karna iqbal si petunjuk jalan sudah menunggu..
jalan desa karang tengah
ikbal kuncen lewihejo
jalan setapak
petualang cantik
pemandangan di perjalanan
akhirnya kami sampai juga diparkiran pintu masuk menuju lokasi, sambil melihat spanduk di pintu masuk, ternyata di Leuwi Hejo adalah sebuah air terjun atau Curug yang bernama Curug Bengkok, dan ada juga Curug yang lain yang bernama Curug Barong, dan leuwi epet wah….tambah penasaran nich….
ternyata dari parkiran kita harus berjalan sekitar kurang lebih 600 meter sampe di pos pintu masuk,untuk ke leuwi epet ambil jalan ke kanan atas jarak 1km, melewati jalan tanah dan setapak berbatu, dengan ditemani pemandangan kawasan lereng bukit perkebunan kopi yang dibawahnya terhampar sawah dan kebun milik penduduk, sungai yang termasuk Leuwi Hejo sudah terlihat.
kami di cegat seorang pemuda yang diklaimnya sebagai pengelola di tempat itu, sambil menanyakan berapa banyak anggota rombongan kami,beliau meminta pembayaran karcis sebesar Rp.10.000, kami menjelaskan bukannya hanya sebesar Rp.5.000 saja, tapi beliau menampik bahwa Rp.10.000 untuk dua kali kunjungan termasuk yaitu leuwi hejo dan Curug Barong, sambil terus menawar dan menanyakan karcis masuk akhirnya beliau meluruskan harga dan beralasan karcis sedang diurus, sebenarnya menurut informasi warga yang kami temui di pintu masuk, karcis hanya Rp.5.000 rupiah, itu pun belum resmi
#indonesiaBagus
Leuwi Hejo sangat indah, dengan posisi diapit tebing batuan alam, Air dari Curug Bengkok yang mengalir cukup deras, karena dalamnya, air menjadi berwarna kehijaun-hijauan, karena itulah disebut leuwi hejo karena leuwi berasal dari kata lubuk yang berarti cekungan bagian terdalam dari sungai yang berwarna kehijauan, disekitar leuwi banyak pengunjung yang berenang, dan ada beberapa loncat dari tebing dari pinggiran bibir Curug Bengkok seperti yang kami dilakukan …..hampir lupa menikmati ransum makan siang dan tak lupa jeprat-jepret sana sini sebagai kenang-kenangan, setelah adzan Dzuhur kami melanjutkan perjalanan menuju Curug Barong. Hampir lupa…..jangan buang sampah sembarangan yach………!!
Demikian cerita si bolang kali ini
nikmat alam mana lagi yg engkau dustakan... edd
Langganan:
Postingan (Atom)
















































